TULISAN1_SS_AHDE
Cara Membangun Karakter
Karakter
berasal dari bahasa Yunani kharakter, yang bermakna kurang lebih "mengukir
dengan tongkat." Bayangkan karakter seperti sebuah cap yang Anda gunakan
untuk menghasilkan kesan pada lilin yaitu diri Anda. Berapa pun usia atau
pengalaman Anda, membangun karakter adalah proses pembelajaran seumur hidup
yang melibatkan pengalaman, kepemimpinan, dan dedikasi terus menerus untuk
tumbuh dan dewasa. Mulailah membangun karakter saat ini juga.
Tumbuh dan
Dewasa
1.
Manfaatkan kegagalan sebagai bahan bakar.
FailCon adalah konferensi Silicon Valley yang merayakan kegagalan sebagai
bagian esensial dari kesuksesan. Kegagalan hanyalah penahan kecepatan untuk
meraih yang Anda inginkan, menghilangkan satu kemungkinan dari banyak kemungkinan
lain. Gagallah di awal dan sering-seringlah gagal, hadapi kegagalan yang ada,
dan belajar apa yang dapat lakukan di lain kesempatan saat bangkit kembali,
lalu siapkan diri Anda untuk hasil yang lebih baik. Hadapi kegagalan dengan
cara para ilmuwan. Jika Anda memulai sebuah perusahaan yang akhirnya bangkrut,
atau jika band Anda baru saja bubar, atau jika Anda kehilangan pekerjaan,
sambutlah kegagalan tersebut. Anda bisa mencoret kegagalan tadi dan
menganggapnya sebagai jawaban yang salah dari daftar panjang kemungkinan
jawaban yang benar lainnya. Pekerjaan Anda sekarang menjadi lebih ringan.
2.
Berhenti meminta persetujuan orang lain.
Terkadang para psikolog berbicara tentang kontrol locus dalam dan luar.
Orang-orang dengan locus dalam memperoleh kepuasan dari dalam, berusaha
memuaskan diri sendiri dan tidak terlalu mengkhawatirkan apa yang orang lain
pikirkan. Sebaliknya, orang dengan locus luar, selalu berusaha menyenangkan
orang lain. Meskipun pengorbanan diri adakalanya tampak seperti sifat karakter
yang diinginkan, menyenangkan orang lain untuk menyenangkan diri sendiri
membuat orang lain duduk di kursi pengemudi. Jika ingin mengendalikan hidup dan
karakter yang sedang berkembang, belajarlah untuk mengkhawatirkan tindakan yang
benar menurut Anda, bukan yang atasan, pasangan, atau kekuatan lain dalam hidup
Anda katakan.
3.
Mimpikan hal yang besar. Mimpikan impian Anda
dan tentukan tujuan yang besar untuk diri sendiri. Apa yang akan menjadi versi
terbaik dari hidup Anda? Jangan terlalu banyak berpikir, segera bertindak. Jika
Anda ingin menjadi seorang musisi profesional, pindahlah ke kota besar,
bentuklah sebuah band, dan mulai manggung. Jangan mereka-reka alasan. Jika
ingin menjadi penulis, carilah pekerjaan yang memberikan cukup waktu untuk
berlatih dan tetapkan sasaran satu kata sehari untuk novel Anda. Tulislah apa
pun dan sebanyak mungkin. Tetapkan sasaran untuk menjadi yang terbaik. Seseorang
yang berkarakter tinggi juga mensyukuri apa yang dimilikinya. Bisa jadi tinggal
di kampung halaman, menikahi pacar lama, dan memiliki beberapa anak adalah
kehidupan terbaik yang dapat Anda bayangkan. Kejarlah hal itu. Ajaklah si dia
untuk menikah dan berbahagialah.
4.
Mencari tangga dan mulai menaikinya. Putuskan
apa yang diinginkan dan temukan rute yang akan membawa Anda ke sana. Jika ingin
menjadi dokter, cari tahu sekolah kedokteran mana yang akan memberikan
kesempatan terbaik untuk memperoleh pekerjaan, lalu berkomitmen untuk lulus
dari sekolah kedokteran tersebut dan proses keresidenan. Mulailah bekerja keras
dan belajar. Dapatkan medali kelulusan.
5.
Belajar untuk mengenali dan merangkul momen
penentu. Momen penentu mudah dilihat dengan retrospeksi. Momen sewaktu
keberanian diuji, atau karakter Anda menghadapi tantangan. Seseorang yang
berkarakter akan belajar untuk mengenali dan mengantisipasi momen tersebut,
untuk memikirkan yang mungkin Anda sesali saat dilakukan, atau tidak dilakukan
di masa depan, dan membuat pilihan yang tepat. Tidak ada satu cara untuk
melakukan hal ini, tetapi berkenaan dengan seberapa jujur dan akrab Anda mengenali
diri sendiri. Coba membayangkan semua konsekuensi yang mungkin terjadi pada
situasi tertentu. Jika Anda berpikir akan berpindah-pindah di seluruh negeri
untuk mengejar karier di dunia akting, apa yang akan terjadi? Apa yang akan
terjadi jika Anda tidak pergi? Dapatkah Anda menghadapi konsekuensi dari
masing-masing pilihan? Apa makna "sukses" bagi diri Anda? Seseorang
yang berkarakter tinggi, saat menjumpai momen penentu, akan membuat keputusan
yang tepat. Jika Anda tergoda untuk mengkhianati rekan kerja demi meraih
kesuksesan, apakah itu merupakan pilihan yang tepat bagi Anda jika yang
diperoleh adalah gaji yang lebih besar? Apakah Anda bisa menjalani hidup
setelah melakukannya? Hanya Anda yang dapat menentukan pilihan.
6.
Menyibukkan diri dan menghindari
bermalas-malasan. Orang yang berkarakter suka bertindak, dan bukan yang banyak
berbicara. Ketika Anda memutuskan untuk bertindak, jangan menempatkan rencana
Anda di masa depan yang hipotetis, bertindaklah sekarang, saat ini. Mulailah
melakukan apa yang ingin Anda lakukan hari ini juga. Orang yang berkarakter
tinggi menghindari perilaku memanjakan diri. Tidur sepanjang hari, bergadang
sepanjang malam sembari minum-minum, dan keluyuran tanpa alasan, bukanlah
perilaku orang-orang yang berkarakter. Jadilah kompas moral, bukan lentera laut
kemalasan. Cobalah untuk menyelaraskan hobi dan pekerjaan semampu Anda. Jika
Anda suka membaca buku dan melamun, pilihlah jalur pendidikan yang berkaitan
dengan itu dan manfaatkan indra puitis Anda dengan baik. Jika Anda suka meninju
samsak, mulailah berlatih di di gym. Saat melakukan apa yang ingin dilakukan,
Anda mulai membangun dan membentuk karakter.
Sumber :
1.
http://www.artofmanliness.com/2013/06/25/what-is-character-its-3-true-qualities-and-how-to-develop-it/
(26/04/2016)
3.
http://hbr.org/2006/01/the-discipline-of-building-character/ar/1
(26/04/2016)
.png)

0 comments: